Dosa Harus Cepat Dibereskan

Dosa Harus Cepat Dibereskan

2 Sam 12 : 9 “Mengapa engkau menghina TUHAN dengan melakukan apa yang jahat di mata-Nya? Uria, orang Het itu, kaubiarkan ditewaskan dengan pedang; isterinya kauambil menjadi isterimu, dan dia sendiri telah kaubiarkan dibunuh oleh pedang bani Amon”.

Dosa yang dilakukan oleh raja Daud dengan merekayasa pembunuhan atas Uria serta mengambil istrinya untuk dijadikan istri Daud dianggap sebagai suatu penghinaan bagi Tuhan. Tentunya ini bukan hal yang main-main ketika seseorang dianggap menghina Tuhan karena perbuatan jahatnya.

Daud sebagai pribadi yang memiliki keintiman dengan Tuhan dan telah mengalami banyak sekali penyertaan Tuhan dan Anugerah Tuhan dalam hidupnya, ternyata bisa juga jatuh dalam dosa, bahkan dosa yang sangat mengerikan karena dianggap telah menghina Tuhan.

Ibrani 10:26-27, Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu. Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka.

Apakah Daud serta merta jatuh kedalam dosa ? apa penyebabnya ?

2 Sam 11 : 1-2 “Pada pergantian tahun, pada waktu raja-raja biasanya maju berperang, maka Daud menyuruh Yoab maju beserta orang-orangnya dan seluruh orang Israel. Mereka memusnahkan bani Amon dan mengepung kota Raba, sedang Daud sendiri tinggal di Yerusalem. Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi; perempuan itu sangat elok rupanya.”

Suatu saat tanpa sengaja Daud melihat seorang perempuan yang sedang mandi dari atas sotoh istananya, mungkin itu hal yang biasa. Tetapi peristiwa tersebut menjadi cikal bakal kejadian yang luar biasa dalam perjalanan hidup Daud selanjutnya, saat melihat wanita yang sedang mandi tersebut sepertinya Daud menikmatinya sehingga ia memerintahkan anak buahnya untuk mencari informasi tentang wanita tersebut. Ternyata wanita tersebut adalah Batsyeba istri Uria prajuritnya, ketika Daud mengetahui hal tersebut Daud malah menginginkan Batsyeba, Daud menghampirinya dan akhirnya Batsyeba hamil.

Daud ketakutan saat mengetahui Batsyeba hamil, ia merancangkan hal-hal dari mulai yang licik sampai dengan yang kejam, Daud sengaja memanggil Uria pulang ke rumah dengan harapan Uria kumpul bersama istrinya untuk beberapa saat, namun rencananya gagal karena Uria tetap tidak pulang ke rumahnya, Daud tidak habis akal ia ‘merekayasa kematian ‘ Uria , dengan menempatkannya di barisan paling depan dalam pertempuran yang paling hebat sehingga Uria mengalami kematian dan Daud mengambil Batsyeba menjadi istrinya.

Apa yang dilakukan Daud menimbulkan murka Tuhan, sehingga dianggap sebagai suatu penghinaan bagi Tuhan.

Dari peristiwa diatas kita diingatkan dua hal :

  1. Jangan terbawa suasana atau keadaan yang berpotensi membawa kita masuk dalam dosa
  2. Dosa / kesalahan sekecil apapun yang tidak cepat dibereskan akan menghasilkan dosa yang lebih besar, jika kita berbuat dosa / kesalahan cepat bereskan supaya tidak terjadi hal-hal yang lebih buruk dan menyebabkan kehancuran dalam hidup kita. [KHO]

Keep on Growing and Never Give up